Monthly Archives: December 2010

Lagi, Pertama naik Pesawat

Judul di atas maksudnya mengalami hal pertama lagi dalam hidupku yaitu pertama kali naik pesawat, setelah kemarin aku nulis pertama ke Jakarta naik kereta. Mungkin agak norak atau katrok bagi Anda/kalian yang sudah beberapa kali naik pesawat bahkan sering, tapi menurutku ini adalah pengalaman yang cukup mengesankan.

Sebenarnya agak telat aku menceritakan cerita ini, karena kejadian ini sudah setengah bulan yang lalu tepatnya 11/12/2010.  Hari itu adalah hari dimana aku dan kawan-kawan pulang ke Jogja setelah menjalani beberapa rangkaian acara di Jakarta terkait ulang tahun Yayasan Tifa ke-10. Kami bertiga (Saya, Bung Lamuk, Kang Inyong) berangkat dari tempat menginap kami naik Bis Damri menuju Bandara Internasional Sukarno Hatta. Kami berangkat pukul 13.00 WIB, sampai di Bandara pukul 15.00 WIB, sementara jam penerbangan kami pukul 17.00 WIB. Kami menunggu sekitar 2 jam di Bandara. Setelah mengurus tiket, bagasi dan airport tax kami masuk ke pesawat yang bernama Lion. Continue reading

Instalasi dan Konfigurasi Samba Folder Sharing

Teori dulu nih, Samba adalah himpunan aplikasi yang bertujuan agar komputer dengan sistem operasi Linux, BSD ( atau UNIX lainnya) dapat bertindak sebagai file dan print server yang berbasis protokol SMB (session message block). Jaringan yang semacam ini biasa dijumpai pada Windows workgroup atau Windows NT Domain. Samba juga dilengkapi dengan beberapa program bantu sehingga sistem operasi Linux (dan UNIX lainnya) bisa mengakses resources yang ada pada jaringan Windows yang telah ada. Bisa dikatakan, Samba adalah jembatan penghubung antara Windows dan UNIX.

Samba terdiri atas dua program yang berjalan di background: SMBD dan NMBD. Secara singkat dapat disebutkan bahwa SMBD adalah file server yang akan menghasilkan proses baru untuk setiap client yang aktif sementara NMBD bertugas mengkonversi nama komputer (NetBIOS) menjadi alamat IP sekaligus juga memantau share yang ada di jaringan. Kerja SMBD sendiri diatur melalui file konfigurasi /etc/samba/smb.conf. Dengan membuat file konfigurasi yang tepat, Samba dapat dijadikan file server, print server, domain controller, dan banyak fungsi lainnya.

Untuk Instalasi dan Konfigurasi Samba, bisa ikuti langkah-langkah di bawah ini : Continue reading

Uji Coba Konverensi Video Pegiat Buruh Migran

Ruang Bima Hotel Bidakara

Ruang Bima Hotel Bidakara

Rabu pagi (08/12/2010) kami bertiga (Saya, Kang Inyong, dan Kang Lamuk) jalan kaki dari Kantor Yayasan Air Putih Jakarta ke Jalan Raya mencari taxi untuk mengantar kami ke salah satu hotel berbintang empat di daerah menteng, Jakarta Pusat yaitu Hotel Bidakara. Kami pergi ke Hotel tersebut untuk survey tempat dan uji coba konferensi video tentang buruh migran antara Jakarta(Yayasan Tifa), Cilacap (PTK Mahnettik Cilacap), Malang (PTK Mahnettik Malang), dan Sukabumi (PTK Mahnettik Sukabumi). Beberapa PTK tersebut merupakan wadah untuk pegiat pemberdayaan buruh migran yang terjaring dengan Yayasan Tifa.

Konferensi video tersebut bermaksud menghubungkan pembicara, dalam hal ini adalah pimpinan Badan Nasional Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia (BNP2TKI) dengan pegiat-pegiat pemberdayaan buruh migran untuk mendiskusikan perlindungan dan pemberdayaan buruh migran Indonesia. Konverensi video menggunakan aplikasi sumber terbuka Openmeetings yang dipasang pada server yang beralamat http://203.34.119.117:5080/openmeetings.

Continue reading

Pertama ke Jakarta, Pertama Naik Kereta Eksekutif

Bundaran Hotel Indonesia, Patung selamat Datang, khayat, blog khayat, welcome Jakarta, Jakarta pertama kali, pertama naik kereta eksekutif

Patung Selamat Datang di Bundaran Hotel Indonesia, Jakarta

Selasa sore (06/12/2010) aku dibelikan tiket kereta kelas eksekutif oleh rekanku Bung Lamuk. Tiket jurusan Jogja-Jakarta itu adalah tiket terakhir yang tersedia untuk pemberangkatan malam itu, itu pun tiket pesanan yang tidak jadi diambil oleh pemesan. Tiket kereta kelas eksekutif Bima itu didapat pada 19.05 WIB.

Tiket sudah aku pegang, tapi pemberangkatan ular besi (kereta api)  itu pukul 22.10 WIB. Daripada nunggu lama di stasiun, aku putuskan mampir dulu ke tempat temenku Gus Lutfi(24) di daerah Krapyak, Yogyakarta. Setelah ngobrol untuk membuang waktu yang tersisa di Yogyakarta bersama Gus Lutfi, pukul 21.15 aku diantarkan ke Stasiun Tugu Yogyakarta. Sesampainya di Stasiun, aku menyalakan rokok Marlboro dengan korek kesayanganku pinjaman dari Bung Cito (25), oh ya sebelumnya aku ucapin terimakasih dong sama Gus Lutfi yang setia menampungku selama 2 jam di kosnya, menemani aku ngobrol dan mengantarkan aku sampai stasiun walau pun sambil grimisan, “Maturnuwun Gus Lutfi . . .” Continue reading