Category Archives: Linux

Membuat Template PostGIS

PostGIS sangat powerfull untuk mendukung aplikasi pemetaan atau Geographic Information System (GIS). Seringkali kita males repot-repot konfigurasi postgis dalam database yang kita buat. Nah, untuk memudahkan ketika membuat database yang otomatis terkonfigurasi postgis, kita perlu membuat template database berkarakteristik postgis. Cara ini digunakan untuk postgis versi 2 ke atas.

Begini caranya:

  1. Masuk ke terminal konsol
  2. Masuk sebagai user postgres:

    $su – postgres

  3. Buat template postgis

    $createdb -E UTF8 template_postgis2
    $createlang -d template_postgis2 plpgsql
    $psql -d postgres -c “UPDATE pg_database SET datistemplate=’true’ WHERE datname=’template_postgis2′;”
    $psql -d template_postgis2 -c “CREATE EXTENSION postgis;”
    $psql -d template_postgis2 -c “GRANT ALL ON geometry_columns TO PUBLIC;”
    $psql -d template_postgis2 -c “GRANT ALL ON geography_columns TO PUBLIC;”
    $psql -d template_postgis2 -c “GRANT ALL ON spatial_ref_sys TO PUBLIC;”

  4. Siap untuk membuat database dengan template postgis:

    $createdb namadatabase -T template_postgis2

     

Nah, kita sekarang sudah mempunyai database ‘namadatabase’ yang sudah terdapat postgis di dalamnya.

Semoga bermanfaat,

Setting Waktu di CentOS

Sekedar pengin meninggalkan jejak tentang cara set waktu di CentOS

#date
Thu Oct 11 08:43:35 WIT 2012    <<~ waktu masih salah padahal timezone-nya udah bener

Mari eksekusi

#echo 1 > /proc/sys/xen/independent_wallclock

#rm -f /etc/localtime

#ln -s /usr/share/zoneinfo/Asia/Jakarta /etc/localtime

#date
Thu Oct 11 00:41:18 WIT 2012    <<~ waktu sudah betul sesuai timezone

Semoga bermanfaat, khususnya bagi yang nulis 😀 umumnya bagi ente yang mbaca ini

Cara Memindahkan Berkas/Direktori Tersembunyi di Linux

Anda pengguna Sistem Operasi Linux? Tepatnya yang sering beradaptasi dengan layar hitam terminal konsol. Saya pernah memindahkan isi direktori yang di dalamnya terdapat beberapa berkas atau direktori tersembunyi/hidden (biasanya berawalan dot; contoh .htaccess .gitignore). Eng ing eng… saya sudah dapat solusinya berkat pencarian di forum-forum linux.

Hehehe…  sekadar menitipkan coretan sedikit tentang cara memindah berkas/direktori supaya bisa berguna bagi orang lain dan saya sendiri karena seering lupa (kelalenan).
Baik langsung saja ke teknisnya:

Jalankan kode di bawah ini untuk memindahkan berkas/direktori tersembunyi melalui terminal konsol

(shopt -s dotglob; mv direktoriasal/* tujuandirektori/)

Penjelasan:

shopt -s dotglob;

untuk mengijinkan berkas/direktory berawalan dot/titik diproses

mv direktoriasal/* tujuandirektori/

perintah memindahkan semua berkas yang ada di dalam direktori direktoriasal ke direktori tujuandirektori

ingat, lengkap dengan tanda kurungnnya biar ayamnya gak lepas 😀

 

Mudah kan? Semoga bermanfaat terutama bagi saya yang pelupa.

Install Quantum GIS di Ubuntu

Hanya dokumentasi sederhana tentang instalasi Quantum GIS di Ubuntu, ikuti langkah-langkah di bawah ini.

Masuk terminal sebagai root.

Tambahkan repository menggunakan:

add-apt-repository ppa:ubuntugis/ubuntugis-unstable

Update repository:

apt-get update

Install QGIS

apt-get install qgis

Ketika instalasi selesai, buka aplikasi QGIS dari menu Applications -> Science -> Quantum GIS

Install GeoServer di Ubuntu 10.04

Setelah aku coba dengan bebagai cara, akhirnya aku menemukan cara yang paling praktis untuk memasang/mengintall geoserver di Ubuntu. Kebetulan server yang kupasang berada di Bogor sedangkan aku berada di Yogyakarta. Jadi, cukup dengan akses jarak jauh/remote access untuk menginstallnya.

GeoServer adalah sebuah perangkat lunak mapserver yang open source ditulis di dalam bahasa pemrograman JAVA yang memungkinkan pengguna untuk berbagi dan mengedit data geospatial. Dirancang untuk interoperabilitas, menyajikan data dari semua sumber data spatial utama dengan menggunakan standar terbuka.

Karena menjadi proyek berbasis komunitas, GeoServer dikembangkan, diuji, dan didukung oleh berbagai kelompok individu dan organisasi dari seluruh dunia.

GeoServer adalah implementasi referensi dari Open Geospatial Consortium (OGC) Web Feature Service (WFS) dan Web Coverage Service (WCS) standar, serta telah memenuhi persyaratan bersertifikat Web Map Service (WMS). GeoServer menitikberatkan pada kemudahan penggunaan dan standar dalam menyajikan data geospatial lewat web.

Oke, nggak usah kebanyakan pengantarnya, langsung saja ke pokok permasalahan. Di bawah ini akan kuberikan tahapan instalasi geoserver di Ubuntu 10.04. Continue reading

Install Driver Wireless D-LINK di Ubuntu

Install Driver USB Wireless D-Link DWA 125 di Ubuntu

USB Wireless D-Link DWA 125

Cerita berawal dari rekan saya bernama Cak Usman yang mengeluh setelah menginstall Ubuntu 10.04/Lucid. Beliau punya wireless card yang punya merk dagang D-Link DWA-125 memakai port USB. Saya berucap dalam benak “Wah tantangan nih, pokoknya harus bisa”.

Setelah browsing dan mencoba-coba beberapa langkah yang disarankan kawan-kawan di forum Ubuntu, hasilnya gatot  (  g a g a l  t o t a l  ). Akhirnya, setelah sekitar 2 jam, saya menemukan aplikasi install driver instan. Kaya apa, kasih tahu gak yah . . . .

Ok, saya kasih tahu, ikuti langkah-langkah berikut :

  1. Download aplikasi install driver instan disini >>
  2. Pastikan USB Wireless tadi belum/tidak terpasang di komputer. Kalau terpasang, segera unplug USB Wirelessnya.
  3. Ekstrak file yang didownload tadi, misal dengan perintah:
    $zip driver_dwa140b2.zip
  4. Setelah diekstrak, jalankan file  dwa140b2.sh dengan perintah : $./dwa140b2.sh Continue reading