Category Archives: Pengalaman Pribadi

Perankan Mbah Gopar dalam Teater Sanggar Nggepok

Pengalaman latihan dan bermain teater pertamaku ya di Sanggar Nggepok. Teater yang menjalani titah naskah cerpen kawanku yang bernama Syaifur Rohman, atau yang akrab dipanggil Asep. Cerpen itu berjudul Perempuan Cahaya Dunia yang dipentaskan pada 21 April 2014, bertepatan dengan hari Kartini.

Mbah Gopar dalam Teater Perempuan Cahaya Dunia - Sanggar Nggepok

Mbah Gopar dalam Teater Perempuan Cahaya Dunia – Sanggar Nggepok

Sanggar Nggepok, terlintas nuansa negatif ketika kita mengerti apa arti kata Nggepok. Nggepok berasal dari bahasa Jawa yang bermakna enggan, males banget, pemalas, ogah-ogahan. Halah kita gak bahas Sanggar Nggepok lebih dalam di sini, pokoknya Sanggar Nggepok itu tempat kumpulnya anak-anak Cilacap yang masih di Jogja terutama yang koplak yang pengin mengkreasikan seni budaya daerah.

Dua minggu sebelum pentas, baru diadakan seleksi/casting pemeran teater, akhirnya aku lolos seleksi memerankan Mbah Gopar, sosok sederhana yang suka membaca dan menonton berita, dan suka bercanda. Mbah Gopar di sini berperan sebagai pemecah persoalan yang dihadapi Partinah dan Peang.

Berikut sinopsis teater bertajuk Perempuan Cahaya Dunia:

Peran perempuan dalam memajukan peradaban masyarakat kita terkadang tersamarkan oleh “kegarangan” laki-laki dan oleh kelembutan perempuan sendiri. Sebenarnya dalam kelembutanya, perempuan dalam hal tertentu lebih kuat dari laki-laki, begitu juga dalam hal pemikiran, Perempuan terkadang juga lebih maju dan rasional dari laki-laki. Partinah seorang perempuan desa dalam keadaan kekurangan secara finansial masih memiliki cita-cita yang tinggi agar anaknya Bonang bisa melanjutkan pendidikanya sampai kuliah. Tetapi keinginanya untuk bekerja membantu suaminya tidak serta-merta diijinkan oleh suaminya yang masih berfikiran “kolot”. Apakah Partinah akhirnya diijinkan untuk bekerja oleh suaminya? Bagaimanakah tanggapan orang-orang disekitar Partinah?

Jika pengin lihat dokumentasi pentas teaternya, tonton aja videonya di kanal youtube Sanggar Nggepok atau tonton pada video yang sudah disematkan di bawah ini:

Kicauan: Kisah #piknik di @desagiritirta

Berikut saya lampirkan beberapa kicauan saya saat #piknik di @desagiritirta

Terimakasih, silakan berkunjung ke desa Giritirta. Dijamin gak bakalan nyesel


@khayate

Giritirta, Tempat Piknik Hot dan Sexy

Pada 2-3 November 2013, saya #piknik ke salah satu desa yang hot dan sexy. Mengapa saya sebut SEXY, karena pemandangan alamnya yang sangat indah. Saya bilang HOT karena di desa Giritirta terdapat banyak sumber air panas. Desa ini mempunyai dua lokasi curug (air terjun), Curug Serawu dan Genting. Namanya saja Giritirta, diambil dari kata Giri (berarti: Gunung) dan Tirta (berarti: Air), bisa dibilang desa pegunungan dengan sumber air melimpah. Curug dengan air dingin juga hangat. Asyik banget kan?

Curug Serawu - @desagiritirta

Curug Genting – @desagiritirta

Curug Genting - @desagiritirta

Curug Merawu – @desagiritirta

Dua Curug tersebut airnya dingin, ada lagi loh… curug yang airnya hangat, cocok banget untuk hilangkan stress.

Curug air hangat di dekat Curug Genting

Curug air hangat di dekat Curug Merawu (50 meter dari Curug Merawu)

Curug air hangat dekat Curug Genting (85 meter dari Curug Genting)

Curug air hangat dekat Curug Genting (85 meter dari Curug Genting) – Foto: giritirta.desa.id

Tempat berendam air hangat, lokasinya dekat Curug Serawu

Tempat berendam air hangat, lokasinya dekat Curug Serawu

 

Desa yang termasuk di kecamatan Pejawaran, kabupaten Banjarnegara, Jawa Tengah ini sering dijadikan Camping Ground, kita juga berkemah disitu menginap satu malam.

Camping Ground @desagiritirta - Tempat berkemah yang sangat asyik

Camping Ground @desagiritirta – Tempat berkemah yang sangat asyik

Pokoknya sepulang piknik dari desa Giritirta, saya jamin pikiran segar, badan sehat dan semakin enak buat orgasme ide. Selengkapnya tentang desa Giritirta bisa klik giritirta.desa.id

 

 

Ngantor di Tempat Dewa Peta

Sejak 15/03/2013 saya masih numpang ngantor di tempatnya para dewa peta Indonesia. Rumah yang terletak di daerah Ciganjur, Jakarta Selatan ini difungsikan sebagai kantor Bukapeta. Mungkin anda bisa mampir ke bukapeta.com untuk melihat salah satu kreativitas mereka.

Kantor Bukapeta tampak dari depan

Kantor Bukapeta tampak dari depan

Hahaaa…. sudah lima hari saya numpang tidur, ngopi, duduk ngoprek di markas atau kantornya Bukapeta. Misinya sih nyuri pengetahuan mereka tentang pemetaan, lebih teknisnya tentang Geographical Information System (GIS). Saya sangat tertarik belajar pemetaan mulai dari dasar ilmu geografi sampai teknologi pemanfaatan GIS supaya menjadi lebih bermanfaat dan bisa dinikmati oleh masyarakat Indonesia.

Abe : salah satu penggiat Bukapeta

Abe : salah satu penggiat Bukapeta

Saat hari pertama datang ke Bukapeta (tepatnya seusai sholat jum’at; tapi saya gak sholat jum’at hehee… karena masih di jalan), saya langsung diminta berbagi pengetahuan tentang penggunaan Yii Framework untuk pengembangan sistem. “Oke … siap pak boss, mari kita workshop”, begitu kata saya :). Belajar Yii sampai malam dan diakhiri dengan makan bebek bakar bersama.

Asyiknya  saling berbagi pengetahuan, “Ane dapet ilmu dari kalian, dan kalian juga bisa dapet ilmu dari ane, saling nyuri kita hahaa… :)

Bukapeta itu sekumpulan anak muda (soalnya gak ada ceweknya, kalo ada pasti bisa saya sebut muda mudi :)) yang berlatar belakang keilmuwan geografi dari Universitas Indonesia (UI). Mereka sekarang sedang menyiapkan peluncuran bukapeta.com versi 3, sebuah aplikasi social blogging untuk masyarakat. Pokoknya mereka luar biasa deh… anak muda yang mempunyai visi berbagi dan bermanfaat bagi masyarakat.

Para pegiat Bukapeta sedang mendiskusikan peluncuran bukapeta.com versi 3.0

Para pegiat Bukapeta sedang mendiskusikan peluncuran bukapeta.com versi 3.0. — Danu, Dedi

 

Selain misi saya belajar peta, saya juga mencoba mengawinkan aplikasi Bukapeta dengan aplikasi LumbungKu/MitraDesa. Lagi-lagi perkawinan aplikasi itu untuk masyarakat Indonesia, khususnya masyarakat perdesaan Indonesia. Soalnya saat kita ngomongin desa, pasti kita ngomongin Indonesia. Indonesia gak ada, jika desa juga gak ada :)

Mari kawan-kawan kita membangun Indonesia dimulai dari membagi apa yang kita bisa. Karena yang membuat kita nyaman, yaitu bermanfaat bagi orang lain.

Terimakasih mas Danu, Satrio (Jaim), Kumbang, Abe, Ketu, Koi, Dedi, Bibit dan kawan-kawan. Mari tersenyum :)

— @khayate

Saat tulisan ini ditulis (18/03/2013), saya masih di Bukapeta dan belum mandi xixixixi… :)

 

Petualangan ke Palangka Raya Berujung di Sungai Kahayan

Senengnya selama 4 hari (6-9/02/2013) di Palangka Raya. Rasanya waktu begitu cepat terlewat. Seneng karena aku bertemu dengan banyak kawan-kawan yang punya semangat belajar tingkat tinggi. Kawan-kawan pemerhati lingkungan dari kampung-kampung pedalaman di Kalimantan, tepatnya Kalimantan Tengah (Kalteng).
Continue reading

Cara Memindahkan Berkas/Direktori Tersembunyi di Linux

Anda pengguna Sistem Operasi Linux? Tepatnya yang sering beradaptasi dengan layar hitam terminal konsol. Saya pernah memindahkan isi direktori yang di dalamnya terdapat beberapa berkas atau direktori tersembunyi/hidden (biasanya berawalan dot; contoh .htaccess .gitignore). Eng ing eng… saya sudah dapat solusinya berkat pencarian di forum-forum linux.

Hehehe…  sekadar menitipkan coretan sedikit tentang cara memindah berkas/direktori supaya bisa berguna bagi orang lain dan saya sendiri karena seering lupa (kelalenan).
Baik langsung saja ke teknisnya:

Jalankan kode di bawah ini untuk memindahkan berkas/direktori tersembunyi melalui terminal konsol

(shopt -s dotglob; mv direktoriasal/* tujuandirektori/)

Penjelasan:

shopt -s dotglob;

untuk mengijinkan berkas/direktory berawalan dot/titik diproses

mv direktoriasal/* tujuandirektori/

perintah memindahkan semua berkas yang ada di dalam direktori direktoriasal ke direktori tujuandirektori

ingat, lengkap dengan tanda kurungnnya biar ayamnya gak lepas 😀

 

Mudah kan? Semoga bermanfaat terutama bagi saya yang pelupa.

Lautan Ide untuk Desa di JadulFest

Salah satu panggung Diskusi : "Penerapan TIK untuk Keterbukaan Informasi Publik"

Salah satu panggung Diskusi : “Penerapan TIK untuk Keterbukaan Informasi Publik” (Foto:festivaljadul.desamembangun.or.id)

Senang rasanya terlibat di Festival Jawa Selatan (JadulFest) yang diselenggarakan oleh Gerakan Desa Membangun (GDM) 2-5 Juni 2012 di Desa Mandalamekar, kecamatan Jatiwaras, Tasikmalaya,  Jawa Barat. Ada sekitar 150 Desa menghadiri JadulFest untuk bersama belajar, berpentas, berembug dengan melibatkan banyak pihak. Continue reading

Lulus SMA Berkalung Selendang

Delapan tahun lalu, aku masih menjadi siswa SMA yang berada pada ujung pintu keluar.  Saat yang mendebarkan bagi setiap siswa yang sudah menempuh Ujian Akhir Nasional (UAN) dan menunggu pengumuman kelulusan. Deg-degan rasanya tak karuan sambil berdoa semoga aku lulus.

Aku berangkat ke sekolah diantar ayahku tercinta untuk mengambil surat pengumuman kelulusan. Jika dibayangkan, aku bagaikan seorang ibu yang menggendong anaknya dan diantar suaminya menuju puskesmas untuk imunisasi. Yang kugendong bukan bayi, tapi tangan kiriku yang patah akibat bermain sepakbola.

Saat itu, tulang hastaku (antara sikut dan pergelangan) belum merekat kembali dengan sempurna sehingga ayahku tak berani mengendarai motor yang memboncengku cepat-cepat. Aku tahu ayahku sayang padaku sehingga beliau sangat hati-hati memboncengku, memilih bagian jalan yang halus dari bentuk jalan seperti lahan off road berbatu. Continue reading